Posts

Panggil Aku Leonheart

Image
Halo, namaku Ivan Leonheart. Maaf ya, itu hanya nama buatan. Aku dibuang oleh orang tuaku saat aku masih bayi hanya karena mataku tak terbuka, aku tak bertangan dan juga tak berkaki, aku hanya bisa menangis keras - keras menyakiti telinga orang tuaku. tak ada yang memanggil namaku sebelum aku ditemukan oleh seorang Hamba Tuhan dari Gereja. Pasti kalian mengira bahwa aku seorang Kristen kan gara - gara aku sebut bahwa aku ditemukan oleh seorang Hamba Tuhan dari Gereja? Jangan terlalu yakin dulu, bagaimana kalian bisa yakin aku ini Kristen? Aku sendiri saja tidak yakin kok, namun 1 hal yang aku yakini, bahwa Tuhan itu Ada. Di Gereja, aku dikenalkan dengan Yesus Kristus, sang penyelamat orang Kristen, tapi aku diberitahu bahwa masih ada Tuhan yang lain, seperti Buddha, Sang hyang Widhi, dan juga Allah. Jadi ada banyak Tuhan di dunia ini? Waahhh.. Bingungin juga ya.. Sampai sekarang aku tak yakin apakah aku ini Kristen, Buddhis, Hindu, atau Muslim. Di saat Kristen menahan amarah saat ...

Call Me Leonheart

Image
Hi, my name is Ivan Leonheart. I'm sorry, it's just a made up name you know. I was thrown away when I was a baby, just because my eyes won’t open, I don’t have any arms and legs, all I can do is just cry out loud that hurt my parents ears. No one ever called my name until I’ve been found by a Church missionary. Well, you may assume that I’m a Christian since you know that I’ve been living in a Church right? But don’t be so sure yet, how do you know I’m a Christian? I’m not even sure myself. But one thing that I believe is that God really Exist. In The Church I was introduced to Jesus Christ, the Savior of Christian, but I was told that there were other Gods named Buddha, Sang Hyang Widhi, and also Allah. So, there were so many Gods in this world? Wow it makes me confused. Right until now I’m not even sure if I am a Christian, a Buddhist, Hindu, or even Moslem. In Christian, on Easter days they tried to calm their anger until the rise of the Jesus Christ to Heaven, after th...

Boleh Mati Ngga Sih?

Image
Mungkin pernah terpikir di benak kita "Boleh ngga sih kalo aku mati sekarang?" sebagai tanda bahwa kita sudah menyerah dalam menghadapi kejamnya dunia ini. Apakah benar bahwa mati memang memberi kita kebebasan dalam masalah? Ya tentu bisa dibilang begitu namun jangan salah ada 1 masalah dimana kita akan selalu menghadapinya, yaitu "Kita tidak bisa hidup lagi setelah kita mati". Banyak sekali orang yang berfikir bahwa "Mati adalah Kebebasan" atau "Mati adalah Obat Paling Mujara untuk menyelesaikan masalah", namun perhatikan, alih - alih mereka menyelesaikan masalah, mereka hanya "Lari" dari masalah, bahkan dengan bodohnya mereka merenggut nyawa mereka sendiri yang mereka ketahui tidak akan bisa mereka dapatkan kembali. Apakah manusia memang selemah itu? Sehingga kematianlah jalan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah? Ingat, kematian tidak pernah "Menyelesaikan" masalah, kematian hanyalah salah satu tindakan untuk "...

Lupa itu.. Wajar?

Image
Lupa itu.. Wajar ya? Sangat manusiawi sih kalo kita itu lupa sama satu atau dua hal, namun kalau memang itu manusiawi, kenapa kita masih suka jengkel melihat orang yang lupa sama janji yang mereka buat sendiri? Toh tadi katanya manusiawi, ya harap dimaklumi, ya kan? Yaaaa itu sih mereka yang memandang "Lupa" itu masalah yang sepele dan selalu bisa diperbaiki. Mereka lupa dengan apa itu Amnesia dan sindrom Lupa Diri. Lupa itu adalah masalah yang sangat penting, dimana kita akan menyesal karena kita telah melupakan hal yang berharga, dan hei, ingatlah bahwa waktu tidak akan pernah bisa diulang lagi. Terkadang aneh bila kita perhatikan, katanya lupa itu manusiawi, tapi kok kita masih jengkel ya? Ya memang benar lupa itu manusiawi, tapi apakah semua yang manusiawi itu tidak bisa disalahkan? "Kami hanya manusia biasa, kami bukanlah Tuhan yang sempurna", aakah kita akan beralasan seperti itu? Kalo memang begitu apakah benar semua kesalahan harus bisa diterima? Ngga ppe...

Kasih Bukan Hanya Sekedar Teori, namun juga Praktek

Image
Dalam kehidupan kita, tentu kita sering mendengar mereka yang mengekspresikan rasa "Kasih" mereka kepada orang lain yang mungkin pacar, keluarga, atau bahkan hanya sekedar teman mereka. Namun apakah benar "Kasih" yang mereka sebut itu benar - benar rasa yang sungguh mengaitkan 2 orang atau bahkan lebih dalam sebuah persatuan? Atau hanya omong kosong belaka? Semua orang pasti diajarkan bagaimana mengasihi sesamanya yang tentunya kebanyakan hanya didengarkan lalu dilupakan saja, tidak percaya? Lihatlah mereka yang searang sedang bentrok bahan dengan tetangganya sendiri. Lihat mereka yang ngakunya "BerAgama" namun masih aja bikin hati orang lain sakit dengan kata - katanya. Apakah itu benar - benar kasih? Tentu saja tidak! Berhati - hatilah dengan orang itu karena jika dia berkata "Aku mengasihimu", anda tidak salah apabila anda membalasnya dengan berkata "Sungguh?". Kasih memiliki hubungan dengan rasa saling Percaya, dimana sebuah hubun...

Dibalik Kekerasan, ada sebuah Anugrah

Image
Sebut aku dengan nama apa saja, karena aku tak tahu siapa namaku. Aku ditelantarkan orang tuaku sejak aku berumur 4 tahun, dan sesuatu yang aku ingat dari pengalaman itu adalah aku sempat hidup bahagia. Aku ditinggal di sebuah taman di kota yang baru saja aku injak. Aku tak kenal siapapun, bahkan angin pun terasa asing dan mengganggu. Tak lama datanglah sepasang suami - istri yang mendatangiku. Aku dipungut mereka, dan aku pun diasuh mereka, dalam kekerasan setiap harinya. Aku diajari untuk mengemis dan mencuri setiap saat perutku meminta diisi makanan, di usia muda aku sudah berkenalan dengan apa yang disebut dengan sex bebas, dan pengelaman penjara pertamaku adalah saat aku berusia 15 tahun. Saat akku dipenjara, aku melihat ada sebuah ajaran Agama dimana mereka yang berhasil terlihat munafik di penjara akan dibebaskan lebih cepat, maka tanpa pikir panjang, aku mengikuti ajaran itu. Tiba saatnya dimana aku dibebaskan dari penjara, namun satu hal yang selalu aku ingat selama aku dipe...

Tidak Hanya.. Tetapi Juga..

Image
4 hari di Minggu ini (Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu) saudara kita yang beragama Nasrani memperingati hari besar dalam perjalanan Yesus Kristus yaitu Kematian dan Kebangkitan-Nya. Ingat, "Nasrani" karena mereka yang merayakan adalah umat Kristen dan Katolik, bukan hanya salah satunya saja. Terkadang kita suka memisahkan apa yang sebenarnya tidak perlu dipisahkan di dunia ini. Agama salah satunya. Indonesia mengakui 6 Agama, yaitu Kristen, Katolik, Islam, Hindhu, Buddha, dan Kong Hu Cu, namun apakah benar Indonesia mengakui mereka secara Yuridis? Karena apabila memang Indonesia Mengakui Agama - Agama tersebut sebagai Agama yang Legal atas Hukum, seharusnya Indonesia melindungi mereka semuanya, bukannya memandang Mayoritas dan Minoritas donk. Bicara soal mayoritas dan Minoritas, ada juga banyak kasus dimana orang lebih suka membeda - bedakan orang lain, bahkan saudara mereka sendiri dalam sisi yang mereka pikir berbeda. Kita mengetahui apa itu SARA (Sex, Agama, Ras, dan Antar Go...